Berita

Berita dan Informasi Kepesantrenan

Suatu kesyukuran yang sangat luar biasa untuk keluarga besar Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 2 Tangerang, pasalnya selama tiga hari kemarin dari Sabtu hingga Senin 2-3 Februari 2019 telah selesai dengan Khidmat melaksanakan rangkaian acara Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Tidak hanya sampai di situ, yang lebih membesarkan hati kami seraya selalu bersyukur kepada Allah Ta’ala, keluarga Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 2 Tangerang, adalah dengan Kehadiran Ketua Jam’iyyah Ahli Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyah, Maulana Habib Luthfi Bin Ali Bin Hasyim Bin Yahya di puncak acara peringatan Maulid
Nabi Besar Muhammad SAW yang memberikan begitu sejuknya Mauidzoh Hasanah. Ditambah lantunan Ayat-ayat Suci Al-Qur’an yang meresap ke hati yang dibacakan oleh Qori Internasional legendaris Indonesia KH. Muammar ZA.

Tahun Baru dan Refleksi Diri

Tak terasa hari berganti hari, pekan saling pergi mengganti dan bulan datang satu persatu. Rasanya baru kemarin melewati akhir tahun dan bertemu awal tahun, kini sudah akan terlewati kembali akhir tahun dan awal tahun akan kembali datang. Itulah sifat waktu, pasti yang lalu tak kan kembali dan diganti dengan hari-hari yang baru. Kemudian yang jadi pertanyaan adalah terlewatkah waktu itu dengan sia-sia atau terisi dengan sejuta kemanfaatan. Imam Syafi'i pernah berkata dalam syairnya:
 
دَعِ الأَيَّامَ تَفْعَل مَا تَشَاءُ 
وَطِبْ نَفْساً إذَا حَكَمَ الْقَضَاءُ
 
Biarkan hari-hari berlalu berbuat semaunya.
Tegarkan jiwa agar kokoh saat Taqdir datang memutuskan. 

22 Desember mafhum diperingati di Indonesia sebagai Hari Ibu. Berbagai macam ucapan selamat dan perayaan dimeriahkan menyambut momen tersebut seraya bersyukur kepada Allah Ta’ala atas anugerah berupa kasih sayang orang tua yang luar biasa terutama Ibu. Ada yang sekedar mengucapkan, menggantikan pekerjaaan Ibu di rumah, bahkan perayaan-perayaan lain yang ditujukan menghormati perjuangan seorang Ibu yang begitu luar biasa. Ibu memang menjadi sosok luar biasa yang kedudukannya seolah representasi kehadiran Tuhan dalam hidup kita.

Belanda kembali datang ke bumi Pertiwi kali ini dengan boncengan NICA (Netherlands Indies Civil Administration) atau sekutu. Ribuan pasukan mendarat di utara Surabaya membawa misi terselubung kembali menguasai Indonisia yang baru beberapa bulan merasakan udara kemerdekaan. Ketidakkonsistenan Sekutu dengan tujuan awalnya datang ke Surabaya membuat Arek-arek Suroboyo marah, hingga terjadi pertempuran empat hari di Surabaya yang juga menewaskan salah satu pimpinan mereka Jendral A.W.S Mallaby.

Alumni Asshiddiqiyah 2 Tangerang dikomandoi Ikatan Keluarga Alumni Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 2 Tangerang (IKLAS) menyerahkan bantuan kemanusian untuk korban gempa, tsunami dan likuifaksi di Sulawesi Tengah. Selama beberapa pekan melalui kampanye di media sosial bekerjasama dengan kitabisa.com alumni berhasil mengumpulkan dana senilai Rp 5.500.000,-. Dana ini terkumpul murni dari urunan para alumni yang dikampanyekan dari media sosial satu ke media sosial lain.

Menakar Hasil Tarbiyah Ramadhan

Ramadhan hampir saja pergi meninggalkan kita semua. Bulan yang selalu dirindukan kedatangannya, bahkan sudah dimohonkan kehadirannya berbulan-bulan sebelumnya. Agar Allah Ta’ala menyampaikan usia kita pada bulah berkah tersebut. Alhamdulilah, do’a-do’a kita selama Sya’ban, Rajab bahkan Ramadhan tahun lalu Allah kabulkan dengan nikmat kesempatan dapat bertemunya kita dengan bulan suci Ramadhan tahun ini. Ada dua pertanyaan besar yang menjadi konsekuensi atas nikmat besar tersebut. Yaitu sudahkan Ramadhan tahun ini betul-betul membawa perubahan dan perbaikan diri sebagai buah totalitas kita dalam mengisi hari demi hari dalam Ramadhan. Sebab akan timbul pertanyaan kedua akankah usia kita sampai pada Ramadhan yang akan datang.
Halaman 1 dari 3

Cari

Pengunjung

361605
Hari ini
Minggu Lalu
Bulan lalu
Semua
4606
287384
34376
361605

Your IP: 54.145.38.157
2019-06-24 16:01