Berita

Berita dan Informasi Kepesantrenan

(0 pemilihan)
Ceramah Gus Muwafiq pada acara Tabligh dan Haul Akbar Harlah Asshiddiqiyah Ke - 33 Ceramah Gus Muwafiq pada acara Tabligh dan Haul Akbar Harlah Asshiddiqiyah Ke - 33

Silsilah Keilmuan Ayahanda Dr. KH. Noer Muhammad Iskandar, SQ. hingga Kanjeng Nabi Muhammad SAW. Pilihan

kabir al-fadly Maret 18, 2018

Silsilah Keilmuan Ayahanda Dr. KH. Noer Muhammad Iskandar, SQ.

hingga Kanjeng Nabi Muhammad Sholallahu 'alaihi Wa Sallam

 

Dikutip dari ceramah Gus Muwafiq pada acara Tabligh dan Haul Akbar Harlah Asshiddiqiyah Ke - 33

Salah satu cabang filsafat ilmu yang mengindikasikan bahwa sebuah kajian dapat dikatakan ilmu selain ontologis (apa) dan aksiologis (untuk apa) adalah epistomologis. Yakni kajian filsafat ilmu yang menguliti ilmu dari perspektif bagaimana ilmu tersebut, khususnya bagaimana ilmu tersebut didapat dan bersumber. Tanpa kejelasan sumber, ilmu tidak dapat begitu saja disahkan sebagai sebuah disiplin kajian tertentu. Betapa pentingnya sumber sebagai salah satu pilar dalam kajian sebuah ilmu.

Agama Islam sudah sejak awal menghargai keautentikan sebuah ilmu berdasar sumbernya hingga menjaganya sampai pada turunan-turunan ke bawahnya. Sudah mafhum bagi kita bahwa sumber utama keilmuan dalam Islam adalah Al-Qur’an dan Sunnah, yang terus terjaga kemurniannya sababiyah sebuah proses ketersambungan penjagaan yang dalam bahasa agama kita disebut Sanad. Yang biasanya ada dalam Ilmu Mustolahul Hadist namun umum kita temui kata tersebut dalam kegiatan keilmuan sehari-hari, yakni ketersambungan Hadist itu sendiri dan ilmu-ilmu yang dipelajari hingga Nabi Besar Muhammad Sholallahu 'alaihi Wa Sallam.

Silsilah keilmuan tersebut menjadi penting karena mencerminkan sebuah tanggung jawab proses pentransferan sebuah ilmu dari seorang guru ke murid. Dimana ilmu tersebut juga merupakan sesuatu yang legal yang telah diberikan oleh gurunya guru tersebut kepada guru itu dari guru-gurunya diatas hingga bertemu rantainya pada sang Penghulunya Para Guru yakni Kanjeng Nabi Muhammad Sholallahu 'alaihi Wa Sallam. Ada sebuah legalitas mendasar terutama soal tanggung jawab keilmuan jika rantainya sampai kepada Nabi, sederhananya ilmu itu ada yang bertanggung jawab, tidak di dapat begitu saja.

Sebab sekarang banyak orang yang tidak memperhatikan hal demikian dengan mencomot sana sini semua tentang ilmu apalagi dari internet yang belum jelas apakah ilmu tersebut ada yang bertanggung jawab atau tidak. Atau bahkan ilmu itu benar atau tidak. Tradisi belajar tanpa guru yang tersambung hingga Nabi ini menjadi berbahaya sebab ilmu yang dipelajari tersebut tidak akan membawa berkah sebab tidak ada yang mempertanggungjawabkan. Ibnu Mubarok pernah menukil sebuah Hadits yang menyatakan bahwa sanad adalah bagian dari agama, kalau bukan karena sanad maka seseorang bisa berkata apa saja sesuai kehendaknya.

Di pondok pesantren, sebuah ketersambungan keilmuan hingga pangkalnya begitu dihargai dan dijaga. Maka ada istilah Ijazah yang bermakna sebuah proses transfer resmi sebuah kajian keilmuan, amalan, kitab, hadis dan Al-Qur’an. Semua dibungkus rapih menjadi sebuah tanggung jawab sakral yang terus dijaga baik oleh guru maupun sang murid. Mengingat pada pangkal yang paling atas ada silsilah seorang Guru Mulia yakni Kanjeng Nabi yang langsung berguru Kepada Allah Ta'ala lewat Ruuhul Amiin Malaikat Jibril 'alaihis Salaam.

Semata-mata tujuan menjaga rantai keilmuan tersebut adalah menjaga agar ilmu itu orisinil dan dapat dipertanggungjawabkan hingga kapanpun ilmu itu diteruskan kepada anak cucu mendatang. Terus mewariskan bahwa ilmu-ilmu dalam Islam yang dikaji hingga kapanpun adalah murni apa-apa yang diajarkan oleh Baginda Nabi. Dan sekalipun nanti di akhirat akan ditanya tentang asal muasal ilmu tersebut maka seorang murid akan fasih dan tegas berkata bahwa itu dari gurunya terus bersambung hingga Kanjeng Nabi Muhammad Sholallahu 'alaihi Wa Sallam.

 

Begitupun dengan orang tua kita Ayahanda. DR. KH. Noer Muhammad Iskandar, SQ, yang kita ketahui kejelasan nasab keilmuannya hingga Kanjeng Nabi. Dalam Peringatan Harlah (Hari Lahir) Asshiddiqiyah ke-33 seolah mata kita dibuka ketika dengan gamblangnya Romo. KH. Ahmad Muwafiq menyampaikan salah satu rantai keilmuan Ayahanda dari arah Si Mbah Yai Mahrus Aly Lirboyo. Tentu masih banyak rantai yang lain sebab Ayahanda belajar tidak hanya di Lirboyo dan berguru tidak hanya kepada Si Mbah Yai Mahrus Aly. Semoga dengan mengetahuinya kita akan rantai keilmuan ini menambah Ghiroh kita terutama para santri untuk terus belajar dan Tafaqqohu Fiddin dan Allah Ta'ala karuniakan Ilmu yang manfaat baik dunia maupun akhirat. Amiin Yaa Robbal 'Alamiin. Dengan ini juga kita menjadi paham bahwa kita adalah murid ulama yang tidak belajar langsung dengan Nabi namun apa-apa yang diajarkan para ulama kita kita yakini sebagai apa-apa yang diajarkan oleh Nabi kita yang tersambung mulai dari generasi Sahabat, Tabi'in, Tabi'ut Tabi'in, Tabi'ut Tabi'ut Tabi'in hingga para ulama dan akhirnya kepada kita.

Berikut Rantai Silsilahnya.

Maulana Mustofa Muhammad Sholallahu 'Alaihi Wa Sallam
Sayyidina 'Ali dan Sayyidatina Fatimah
Sayyidina Hassan Hussein
Sayyid 'Ali Zainal 'Abidin
Sayyid Muhammad Al-Baqir
Sayyid Ja' far Shodiq
Sayyid Ali Uraidhi
Sayyid Muhammad
Sayyid Ubaidillah
Sayyid Isa An-Naqib
Sayyid Ahmad Al-Muhajir
Sayyid Alwi
Sayyid Muhammad
Sayyid Alwi
Sayyid 'Ali Kholi Qosam
Sayyid Ahmad Shohib Mirbad
Sayyid' Alawi Al-Bilfaqih
Sayyid 'Abdul Malik Mongol
Sayyid Ahmad Jalaluddin Campa
Sayyid Muhammad Pasai
Sayyid Jamaluddin Al-Husaini Al-Kabir
Syekh Ibrohim Asmoroqondi
Sunan Ampel
Sunan Bonang
Sunan Kalijaga
Sunan Geseng (Pangeran Cakrajaya)
Syekh' Abdul Halim (Pangeran Benowo)
Syekh Abdurrohmat (Pangeran Sambu Lasem)
Syekh Jabbar Tuban (Pangeran Kusumoyudo)
Syekh 'Abdul Halim Boyolali
Syekh' Abdul Wahid
Syekh Sufyan
Syekh Khoirot
Syekh Kholil Bangkalan dan Syekh Asy'ari
Syekh Hasyim Asy'ari
Syekh Abdul Karim
Syekh Mahrus 'Aly
Syekh Noer Muhammad Iskandar

Baca 5626 kali Terakhir diubah pada Rabu, 13 Februari 2019 14:42

Cari

Pengunjung

746166
Hari ini
Minggu Lalu
Bulan lalu
Semua
1092
720390
122158
746166

Your IP: 35.173.234.140
2019-11-17 14:22