Senin, 29 Nopember 2021 rombongan Komisi X DPR RI yang mengurusi seputar Pendidikan, Olahraga, Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan hadir melaksanakan kunjungan kerja ke SMA Manba'ul Ulum. Rombongan dipimpin anggota Komisi X H. Rano Karno S.Ip yang dahulu masyhur dengan Si Doel Anak Betawi. Beliau juga pernah menjabat sebagai PLT. Gubernur Banten dan Wakil Gubernur Banten sebelum akhirnya berkiprah menjadi anggota legislatif.
H. Rano Karno hadir ke SMA Manba'ul Ulum Asshiddiqiyah 2 Tangerang dalam bingkai acara penyerahan Bantuan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) dari pemerintah pusat ke Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 2 Tangerang umumnya dan SMA Manba'ul Ulum khususnya. Pengadaan hibah barang-barang elektronik penunjang pendidikan itu berupa 15 perangkat laptop, proyektor, router dan beberapa perangkat lainnya.
Barang-barang itu diserahkan secara Simbolis Oleh H. Rano Karno selalu anggota DPR kepada Kepala Sekolah SMA Manba'ul Ulum Asshiddiqiyah 2 Tangerang Ust. H. Zainuri Yasmin, M.Pd didampingi Pimpinan dan Staff lainnya. Sementara Kepala Sekolah SMA mewakili Pesantren menyerahkan kenang-kenan berupa buku biografi Almaghfurlah Ayahanda. Dr. KH. Noer Muhammad Iskandar, SQ. Acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama bergantian seluruh peserta yang hadir di ruangan acara.
Acara berjalan khidmat dan cair, kepala sekolah di sela-sela sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus beberapa aspirasi dari guru-guru dan juga sekolah terkait problematika pendidikan yang ada. Pun dengan H. Rano Karno dalam sambutannya begitu bersemangat sambil menjawab denganmu serius namun santai berbagai aspirasi yang sudah disampaikan Kelapa Sekolah SMA Manba'ul Ulum tadi.
Ke depan diharapkan program seperti demikian akan terus berlanjut terutama Silaturahim antar pejabat pemerintah terutama DPR RI kepada Pesantren tetap terlaksana. Termasuk program-program pemerintah lainnya seperti Program Indonesia Pintar yang dapat diwujudkan suatu waktu di pesantren yang sinyalnya telah disampaikan tadi oleh H. Rano Karno.
Sabtu, 6 Nopember 2021, untuk pekan yang kedua dewan guru dan seluruh staff Madrasah Diniyah Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 2 Tangerang kembali melaksanakan silaturahim sekaligus pembekalan dan evaluasi standar pembelajaran kitab kuning di pondok Pesantren Asshiddiqiyah 2 Tangerang. Pertemuan ini sudah yang kedua kalinya dan diniatkan akan berjalan di setiap pekannya.
Pertemuan ini tiada lain ditujukan sebagai ikhtiar peningkatan mutu pengajaran dan pembelajaran di Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 2 Tangerang terutama terkait materi kitab salaf yang kini mengisi 60% dari seluruh komposisi kurikulum pesantren baik formal maupun kepesantrenan.
Kegiatan yang berlokasi di Ndalem Pengasuh Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 2 Tangerang ini (KH. Muhammad Ulil Abshor, Al-Hafidz, Lc) menggunakan metode Forum Group Discussion (FGD) di mana seluruh peserta yang terdiri dari dewan guru yang hadir dibagi menjadi beberapa kelompok kecil.
Kelompok-kelompok kecil ini dibagi berdasarkan fokus dan materi pembelajaran yang diampu. Ada tiga sub pembagian utama yakni kelompok Nahwu Shorof, Fiqh serta kelompok Hadits, Tauhid dan Akhlak yang didiskusikan dalam satu forum. Pada tiap-tiap kelompok terjadi diskusi mendalam termasuk pembahasan soal persiapan materi yang akan diajarkan, saling tukar informasi metode pembelajaran yang digunakan tentu sambil dengan disamakan degan standar metode yang telah disiapkan Madrasah Diniyah dan pesantren, pematangan kajian materi dan tarkib bacaan yang kesemuanya dibungkus dengan santai dan kekeluargaan.
Masing-masing kelompok diampu oleh seorang Mushohih yang bertugas mensupervisi, mengarahkan dan memonitoring serta memenej jalannya diskusi. Apabila ada dewan pengajar yang kesulitan dalam menemukan salah satu makna atau memilih alternatif makna dari kitab yang diampu atau kesulitan dalam menghadapi salah satu santri yang diampu maka menjadi tugas Mushohih untuk mengarahkan sambil juga seluruh peserta turut bersama mencarikan solusi.
Ikhtiar ini semua mudah-mudahan menjadi wasilah peningkatan kualitas dan prestasi santri Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 2 Tangerang secara umum. Dan jauh lebih daripada itu, tradisi keilmuan salaf dengan kitab kuning sebagai orientasi utamanya tetap dapat terjaga dan terjamin mutunya di Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 2 Tangerang. Juga seluruh santri bisa menjadi lebih enjoy dan hirsh (semangat) dalam menggali sumber-sumber keilmuan dari kitab-kitab turots.
© Copyright 2021 Asshiddiqiyah 2 Tangerang