Displaying items by tag: asshiddiqiyah

Selasa, 22 Juni 2021, Asosiasi Ma'had Aly Indonesia (Amali) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) Kedua Amali di Ma'had Aly Riyadul Jannah Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 2 Tangerang secara terbatas pada 22 dan 23 Juni 2021. Secara umum Munas ini diselenggarakan secara Daring dan Konferensi Video melalui Zoom Cloud Meeting. Sebelumnya rangkaian acara Munas Amali 2 ini direncanakan diselenggarakan secara Luring dan bertempat di Ma'had Aly Riyadul Jannah Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 2 Tangerang, mengingat angka kenaikan kasus aktif di seluruh Indonesia yang mengalami eskalasi cukup memprihatinkan maka pengurus Amali memutuskan menggelar Munas secara terbatas untuk pengurus Amali di Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 2 Tangerang dan seluruh Mudir Ma'had Aly se-Indonesia turut hadir melalui konferensi video.

Acara yang bertajuk Urgenitas Percepatan Pembentukan Majlisnya Masyaikh dan Dirjen Pesantren sebagai Bentuk Implementasi UU Pesantren Tahun 2019 ini dibuka secara resmi oleh Menteri Agama Republik Indonesia yang hadir dalam konferensi video. Menteri Agama, H. Yaqut Cholil Qaumas membuka sekaligus berpesan bahwa moratorium tenang izin Ma'had Aly ditujukan untuk meningkatkan kualitas Ma'had Aly yang kini sudah eksis di seluruh Indonesia dengan harapan, ke depan Ma'had Aly dapat menjadi destinasi pendidikan agama yang diperhitungkan seluruh elemen masyarakat lintas wilayah bukan hanya sebagai pendidikan alternatif. Sambutan juga disampaikan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 2 Tangerang, KH. Muhammad Ulil Abshor, Al-Hafidz, Lc yang memberikan sambutan selamat datang serta sambutan dan laporan dari Ketua Panitia Penyelenggara Munas Kedua Amali Kyai Nurul Mubin, M.Si.

Sebagai informasi, untuk saat ini sudah terdapat 74 lebih Ma'had Aly di seluruh Indonesia dengan takhasus di berbagai ilmu keislaman seperti Al-Qur'an dan Ilmu Al-Qur'an, Fikih dan Usul Fikih, Sejarah dan Peradaban Islam, Ilmu Falak, Hadits dan Ilmu Hadits serta takhasus lainnya yang dicita-citakan sebagai rujukan pengkajian, penelitian dan pembelajaran keilmuan keislaman dengan tetap bersumber pada tradisi intelektual pesantren.

Selama dua hari ini, Para Kyai, Gus, Bu Nyai, Asatid dan Mudir Ma'had Aly dari 74 Ma'had Aly se-Indonesia hadir dalam Munas Kedua di Konferensi Video tersebut. Munas mengagendakan pembahasan dan pematangan AD ART dan penentuan Ketua Amali masa Khidmat 2021-2025 sekaligus pembahasan rencana dan program kerja selama lima tahun ke depan.

Mudah-mudahan Munas Ma'had Aly membawa angin segar bagi peningkatan kualitas pendidikan tinggi di pesantren sehingga cita-cita untuk menjadikan Seluruh Ma'had Aly se-Indonesia sebagai rujukan utama kajian keislaman baik nasional maupun internasional.

Published in Berita Pesantren
Tuesday, 23 March 2021 22:05

100 Hari Ayahanda

Tidak terasa 100 hari sudah Ayahanda pergi meninggalkan kita semua. Rasanya Abah masih begitu dekat dan ada memerhatikan tiap gerak langkah kita. Do'a-do'anya begitu terasa dan hidup membersamai tiap gerakan perjuangan dan pengabdian tiap-tiap yang berpayung Asshiddiqiyah. Seluruh Asshiddiqiyah, baik keluarga, dewan guru, santri, wali santri alumni dan seluruh keluarga besar Asshiddiqiyah.

Tidak hanya internal Asshiddiqiyah, bahkan banyak kalangan yang begitu kehilangan dengan kepergian Abah. Para Kyai sahabat Abah berjuang, teman-teman Abah mulai dari mondok, di kampus, di organisasi, di pemerintahan, di masyarakat dan di seluruh lapisan sosial begitu banyak yang merasa hampa ditinggal sosok kyai hebat dan pejuang lahir batin penakluk garangnya ibukota.

Mengobati kehampaan dan kerinduan itu, tepat hari ini seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Asshiddiqiyah secara serentak, mulai dari kemarin melaksanakan rangkaian Peringatan 100 Hari Kepergian Ayahanda. Di Pondok Pesantren Asshiddiqiyah Pusat, Cabang, pengurus-pengurus alumni baik daerah maupun internasional semua tertunduk khidmat mengirim lantunan do'a tulus kepada Ayahanda.

Acara diawali dengan Khotmil Qur'an Internasional seluruh keluarga besar Asshiddiqiyah di berbagai tempat. Hadir walisantri Asshiddiqiyah, seluruh cabang, Alumni-alumni seperti di Turki, Mesir, Yaman Maroko dan tempat-tempat lainnya semua khusyu mendoakan Ayahanda Almaghfurlah Dr. KH. Noer Muhammad Iskandar, SQ.

Selama sehari penuh seluruh Asshiddiqiyah dan keluarga besar Asshiddiqiyah mengkhatamkan Al-Qur'an hingga kemudian ditutup dengan tahlil 100 hari yang dipusatkan di Asshiddiqiyah Jakarta dengan koneksi ke seluruh Asshiddiqiyah Cabang dan alumni. Alhamdulillah juga, proses pembangunan Maqbaroh Ayahanda sudah hampir selesai dan terlihat indah serta sudah bisa ditempati untuk melaksanakan Acara tahlil di Maqbaroh tersebut.

Mudah-mudahan acara 100 hari ini mampu mengobati kerinduan kita kepada sosok Ayahanda dan kita mampu mengikuti jejak kebaikan Beliau yang telah ditanam selama ini. Al-Fatihah untuk Abah.

Published in Berita Pesantren
Page 1 of 17

Cari

Pengunjung

4243982
Hari ini
Minggu Lalu
Bulan lalu
Semua
2866
4204557
270595
4243982

Your IP: 3.235.56.11
2021-08-03 17:54

Instagram