Kartini dan Gurunya Mbah Yai Soleh Darat
Sisi Lain Sejarah yang Terlupakan.
(Makna Sesungguhnya Habis Gelap Terbitlah Terang)
Terinspirasi dari Buku KH. Soleh Darat, Maha Guru Para Ulama Besar Nusantara
21 April, rutin dan tidak pernah lupa diperingati sebagai Hari Kartini. Sebagai wujud syukur dan mengenang seorang tokoh wanita pembaharu di era kolonial Indonesia. Kartini, adalah seorang yang teguh pendirian, cakap keilmuan, luas cakrawala pemikiran, dan maju dalam berpandangan. Sikap tersebut bukan hanya menjadikan beliau sebagai tokoh emansipasi wanita Indonesia secara simbolik namun terus dikenang dan dilestarikan sikap-sikapnya hingga zaman milenial sekarang. Bahkan tembus dalam segala aspek kehidupan kaum wanita Indonesia, mulai dari kaum moderat, tradisional, sekuler, pesantren dan lapisan kaum wanita yang lain.