Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 2 Tangerang

Jakarta, 26 April 2021 bertempat di Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia, Lapangan Banteng Jakarta Pusat, Mudir Mahad Aly Riyadul Jannah Pondok Pesantren Asshiddiqiyah beserta staf didampingi Kasi PD Pontren Kemenag Kota Tangerang mengikuti acara penyerahan Salinan Keputusan Izin Pendirian Mahad Aly dan penandatanganan Pakta Integritas. Acara tersebut dihadiri oleh 13 Mahad Aly se-Indonesia.

Acara dibuka oleh Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Prof. Muhammad Ali Ramadhani sekaligus pemberian arahan terkait penyelenggaraan operasional Mahad Aly dan Satuan Pendidikan Diniyah Formal serta Muadalah. Dirjen Pendis menyampaikan selamat kepada Mahad Aly dan lembaga Pendidikan Diniyah Formal yang hadir. Pasalnya setelah penyerahan periode pertama ini. Kementerian Agama akan melaksanakan moratorium terkait pemberian izin pendirian Mahad Aly untuk mengevaluasi Mahad Aly yang sudah ada sambil terus menyiapkan perangkat-perangkat pendidikan lainnya terutama soal penjaminan mutu.

Alhamdulillah, Mahad Aly Riyadul Jannah Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 2 Tangerang, setelah melewati berbagai macam persyaratan administrasi, pemberkasan, desk evaluation sampai visitasi, hari ini secara resmi telah disahkan izin pendirian dan operasionalnya melalui Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 1629 Tahun 2021 tentang Izin Pendirian Mahad Aly Riyadul Jannah Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 2 Tangerang.

Keputusan ini merupakan capaian yang luar biasa atas kerja dan proses yang ditempuh beberapa tahun terakhir. Ikhtiar untuk mendirikan dan memberikan pelayanan pendidikan tinggi berbasis AlQuran di Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 2 Tangerang mulai terbuka jalannya. Menjadi tugas dan tanggungjawab bagi Mahad Aly Riyadul Jannah Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 2 Tangerang untuk terus memberikan pelayanan pendidikan dan jaminan mutu pendidikan tinggi yang terbaik setelah melewati fase ini.

Ke depan diharapkan akan terus lahir para alim ulama, cendikiawan, akademisi dan pendidik yang fokus dan berorientasi pada pendidikan dan tradisi pesantren dalam pengembangan AlQuran dan Ilmu AlQuran sesuai dengan takhasus yang ditempuh di Mahad Aly Riyadul Jannah Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 2 Tangerang.

Tuesday, 23 March 2021 22:05

100 Hari Ayahanda

Tidak terasa 100 hari sudah Ayahanda pergi meninggalkan kita semua. Rasanya Abah masih begitu dekat dan ada memerhatikan tiap gerak langkah kita. Do'a-do'anya begitu terasa dan hidup membersamai tiap gerakan perjuangan dan pengabdian tiap-tiap yang berpayung Asshiddiqiyah. Seluruh Asshiddiqiyah, baik keluarga, dewan guru, santri, wali santri alumni dan seluruh keluarga besar Asshiddiqiyah.

Tidak hanya internal Asshiddiqiyah, bahkan banyak kalangan yang begitu kehilangan dengan kepergian Abah. Para Kyai sahabat Abah berjuang, teman-teman Abah mulai dari mondok, di kampus, di organisasi, di pemerintahan, di masyarakat dan di seluruh lapisan sosial begitu banyak yang merasa hampa ditinggal sosok kyai hebat dan pejuang lahir batin penakluk garangnya ibukota.

Mengobati kehampaan dan kerinduan itu, tepat hari ini seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Asshiddiqiyah secara serentak, mulai dari kemarin melaksanakan rangkaian Peringatan 100 Hari Kepergian Ayahanda. Di Pondok Pesantren Asshiddiqiyah Pusat, Cabang, pengurus-pengurus alumni baik daerah maupun internasional semua tertunduk khidmat mengirim lantunan do'a tulus kepada Ayahanda.

Acara diawali dengan Khotmil Qur'an Internasional seluruh keluarga besar Asshiddiqiyah di berbagai tempat. Hadir walisantri Asshiddiqiyah, seluruh cabang, Alumni-alumni seperti di Turki, Mesir, Yaman Maroko dan tempat-tempat lainnya semua khusyu mendoakan Ayahanda Almaghfurlah Dr. KH. Noer Muhammad Iskandar, SQ.

Selama sehari penuh seluruh Asshiddiqiyah dan keluarga besar Asshiddiqiyah mengkhatamkan Al-Qur'an hingga kemudian ditutup dengan tahlil 100 hari yang dipusatkan di Asshiddiqiyah Jakarta dengan koneksi ke seluruh Asshiddiqiyah Cabang dan alumni. Alhamdulillah juga, proses pembangunan Maqbaroh Ayahanda sudah hampir selesai dan terlihat indah serta sudah bisa ditempati untuk melaksanakan Acara tahlil di Maqbaroh tersebut.

Mudah-mudahan acara 100 hari ini mampu mengobati kerinduan kita kepada sosok Ayahanda dan kita mampu mengikuti jejak kebaikan Beliau yang telah ditanam selama ini. Al-Fatihah untuk Abah.

Selasa, 2 Maret 2021. Kepala Program Al-Qur'an, Madrasah Diniyah Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 2 Tangerang melaksanakan Diklat (Pendidikan Latihan dalam rangka peningkatan kemampuan dan kualitas sumber daya pengajar Al-Qur'an Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 2 Tangerang. Acara ini bertajuk Upgrading Pengajar Al-Qur'an Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 2 Tangerang terutama soal menyamakan persepsi dan visi tentang pembelajaran Al-Qur'an di Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 2 Tangerang yang mengacu kepada metode Yanbu'a.

Acara diawali oleh pembukaan dari Kepala Program Al-Qur'an Ust. Syaikhuna Ahmad, S.Pd.I kemudian prolog dan arahan Ust. Ahamad Hasan sebagai Kepala Madrasah Diniyah dan acara inti berupa Penguatan Materi Pembelajaran dan Evaluasi Pembelajaran oleh Kepala Program Al-Qur'an Pondok Pesantren Asshiddiqiyah Pusat Jakarta, Ust. Ali Adha, M.Ag. Tiap guru menyampaikan pencapaiannya juga keluhan dan tantangan selama pembelajaran terutama tantangan-tantangan pembelajaran Al-Qur'an selama pandemi untuk kemudian dibahas dan dicarikan solusi bersamanya.

Banyak hal yang dibahas dan dirumuskan melalui sesi pertama tersebut. Terutama soal klasifikasi kemampuan membaca Al-Qur'an seluruh santri Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 2. Sistem dan standar umum boleh sama, tapi mengingat kemampuan dan karakter santri yang berbeda-beda tentu dibutuhkan penyesuaian dan treatment yang sesuai dengan kemampuan santri terhadap Al-Qur'an.

Sesi kedua, tiba giliran Ust. Ali Adha, M.Ag memaparkan tentang teknis pengajaran metode Yanbu'a sebagai standar pembelajaran Al-Qur'an di seluruh Pondok Pesantren Asshiddiqiyah. Metode ini selain unggul dalam hal sanad sebab diambil dari Kudus melalui KH. Ulin Nuha dan Ulil Albab Arwani. Tentunya sanadnya bersambung dan sampai kepada Al-Muqri KH. M. Arwani Amin sang Maestro Al-Qur'an di Nusantara, metode ini juga unggul dalam ihwal ku kualifikasi dan kapabiltas kompetensi guru dengan gaya unggulan yakni talaqqi atau musafahahnya guru dengan murid serta monitoring dan proses evaluasi akademik yang kuat.

Ke depan diharapkan, kemampuan santri Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 2 Tangerang terutama dalam bidang Al-Qur'an semakin baik dan unggul, sebab perlu diketahui juga bahwa Al-Qur'an melalui Madrosatul Qur'an-nya dan Ma'had Alynya yang berkonsentrasi dalam bidang Al-Qur'an dan Ilmu-ilmu Al-Qur'an merupakan program unggulan Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 2 Tangerang. Ke depan juga baik guru dan para murid senantiasa Istiqomah dalam melaksanakan pembelajaran Al-Qur'an terutama yang berbasis metode Yanbu'a ini.

Page 1 of 7

Cari

Pengunjung

3390432
Hari ini
Minggu Lalu
Bulan lalu
Semua
9231
3249457
352215
3390432

Your IP: 3.80.6.131
2021-05-15 17:33

Instagram